logo




Blogs Details

blog-details

Hindari Kesalah Pahaman Biar Investasi Lancar!

Kesalah pahaman emang sering banget atau udah pasti bikin kita jadi keliru dalam mengartikan atau memahami suatu hal atau bahkan bisa bikin kita jadi nggak percaya sama hal tersebut, dan biasanya memunculkan reaksi yang salah karena kesalah pahaman itu.

Terus, apa hubungannya sama Investasi?

Banyak! Sad but true, kita seringkali salah paham dalam menerima artian dari Investasi yang cuma kita dapetin dari “kata orang” atau pengalaman orang lain tanpa kita ‘nyari tau lagi kebenarannya. Terutama Reksadana. Instrumen investasi ini emang tergolong baru di kalangan masyarakat, dan oleh sebab itu banyak asumsi atau anggapan yang kurang benar tentang investasi reksadana yang berujung kepada minimnya minat masyarakat untuk mencoba berinvestasi reksadana...

Contoh kesalahpahamannya tuh begini, ada beberapa orang beranggapan seperti:

 “Kalo reksadana itu sistemnya terlalu mudah jadinya bikin risikonya tinggi, mendingan deposito aja udah pasti aman!”

Memang betul deposito itu aman, tapi keuntungan yang kita dapat dari deposito itu relatif rendah dari berinvestasi di produk-produk reksadana. Dan satu hal yang pasti, investasi memang selalu akan beresiko, karna semakin besar risiko, maka semakin besar juga probabilitas keuntungan yang bisa kita peroleh. Investasi memang sudah harus ada risikonya, malah justru kita harus waspada kalau ada oknum yang berani bilang kalau investasi tersebut bebas risiko.

Risiko di reksadana seperti naik – turunnya nilai investasi atau fluktuasi dalam perkembangan Efek di portofolio adalah hal yang logis dan wajar, terlebih lagi di reksadana kita tidak perlu khawatir uang kita habis atau bahkan minus karena investasi kita dikelola oleh Manajer Investasi.

Bedanya dengan deposito dan tabungan, rata-rata bunga yang kita peroleh dalam setahun cuma 3-5% saja, sedangkan reksadana menawarkan keuntungan melalui banyak pilihan yang menyesuaikan dengan profil risiko kamu.

Atau ada anggapan lain seperti ini:

“Gimana sih mulai reksadana? Kayaknya ribet dehh.. yang udah pasti pasti aja lah!”

Nah yang satu ini paling sering terjadi. Anggapan kalau reksadana itu ribet untuk dimulai karena masyarakat pada umumnya belum mengenal reksadana. Dan stigma seperti “investasi hanya untuk orang kaya” atau “gaji masih kecil, kalau investasi takut uangnya hilang” itu masih sering terjadi.

Reksadana adalah instrumen investasi yang bisa dinikmati oleh siapa saja dan dari golongan ekonomi apapun. Memang zaman dulu, reksadana itu susah diakses, namun sekarang reksadana udah bisa kamu akses dari Smartphone kamu, bahkan dengan modal 100ribu rupiah, kamu udah bisa mulai berinvestasi reksadana di MyHero. Jenis reksadana yang mana? Kamu tinggal sesuaikan profil risiko dan tujuan kamu dengan produk yang akan kalian pilih.

Di MyHero, kalian nggak perlu capek-capek lagi buat milih Manajer Investasi, karena uang kamu udah bakalan dikelola sama HP Asset Management (HPAM) dan gausah takut uang kalian habis, karena HPAM paling tau bagaimana harus mengelola investasi reksadana kamu.

Investasi reksadana di MyHero memang semudah itu!