logo




Blogs Details

blog-details

Manajer Investasi? Milihnya Gimana?

Instrumen Investasi yang lagi banyak diobrolin salah satunya adalah reksadana. Instrumen investasi yang satu ini memang punya keunikannya sendiri, yaitu modal atau uang para investornya nggak dikelola sendiri oleh para investor, melainkan dikelola oleh Manajer Investasi (MI) pilihan masing-masing investornya. Manajer Investasi menjalankan peran yang cukup crucial dalam perinvestasian reksadana ini, karena mereka harus mengelola portofolio reksadana untuk para nasabah, kepastian sebuah reksadana dan legal atau tidaknya produk reksadana tersebut, dimana pada umumnya MI bisa berbentuk perorangan atau perusahaan.

Saking banyaknya perusahaan Manajer Investasi, maka makin susah juga para calon investor reksadana untuk memilih MI mana yang aman, tepat, profesional, berpengalaman, dan yang pastinya handal dalam mengelola investasi kita.

Sebelum kita jalan lebih jauh, kita harus tau tugas atau fungsi MI dalam mengelola reksadana selain beberapa tugas yang sudah disebutkan diatas.  MI ngapain aja? Mereka ini dikasih kepercayaan dan wewenang untuk mengelola aset atau investasinya para investor yang dikelola bersama dalam sebuah portofolio investasi. MI ini juga nanti yang kasih kamu saran atau bahkan memutuskan jenis reksadana apa yang cocok dengan profil risiko kamu dan sampai kepada pengelolaan jual-beli saham (jika memilih reksadana saham), dan berapa banyak uang yang akan disimpan sebagai imbal atau hasil.

Dikarenakan nilai unit investasi setiap harinya bisa berubah seiring pergerakan harga bursa, MI juga akan ngasih tau ke kamu secara transparan laporan tentang nilai unit reksadana kamu setiap hari, jadinya kamu bisa mengevaluasi kinerja dari produk reksadana tersebut. Jadi beberapa hal di atas adalah highlights dari tugas Manajer Investasi dalam mengelola investasi reksadana kamu.

Terus gimana milih Manajer Investasi (MI)? Soalnya MI tuh banyak banget...

Karena MI memiliki tugas yang sangat crucial dan harus banget bisa menjaga kepercayaan kamu, hal yang pertama harus dimiliki pihak Manajer Investasi adalah izin dari pihak tertinggi pasar modal di Indonesia yaitu OJK atau Otoritas Jasa Keuangan, karena cuma dengan izin ini aja pihak MI boleh melaksanakan tugasnya.. Kalau belum? Ya udah pasti nggak bisa dan nggak trusted. Bye!

Yang kedua, nggak cuma megang izin aja, tapi pihak Manajer Investasi baik perorangan maupun perusahaan harus memiliki kemampuan atau keahlian dalam mengelola investasi reksadana dari modal para investor. Harus dipastikan pihak Manajer Investasi tersebut andal, berpengalaman, dan memiliki history yang baik dalam mengelola portofolio investasi reksadana yang baik dan benar sehingga nggak akan berujung kepada investasi bodong.

Jadi hal-hal tersebut adalah cara buat kamu memilih Manajer Investasi untuk mengelola reksadana kamu, pastikan berpengalaman atau tidaknya, track recordnya, dan reputasi pihak Manajer Investasi itu. Tapi kalau masalah Manajer Investasi, serahin aja sama MyHero! MyHero powered by PT. Henan Putihrai Asset Management (HPAM), berpengalaman dalam pengelolaan investasi reksadana dan punya track record yang jelas, prestasi yang mumpuni, dan tentunya certified dong!

Nggak usah takut buat mulai investasi reksadana, dijagain kok sama MyHero!